https://journalserambi.org/index.php/jim/issue/feedJURNAL IKHLAS MENGABDI (JIM)2026-01-22T02:54:13+00:00Assoc. Prof. Dr. Abubakar, M. Siabubakar.bna54@gmail.comOpen Journal Systemshttps://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/375Pengembangan Usaha Kue Tradisional Aceh di Desa Meunasah Karieng Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar2025-12-30T03:40:26+00:00Rahmah Yuliantirahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idMaryamrahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idAjrina Humairarahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idM.Ariel Akbarrahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idSitty Alyarahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idSiti Asharirahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idCut Sunayyarahmah.yulianti@serambimekkah.ac.idAzwajumrahmah.yulianti@serambimekkah.ac.id<p>Pengembangan usaha kecil pangan kue tradisional Aceh yang ada di Desa Meunasah Karieng Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar yaitu lebih memperkenalkan lagi bahwa pangan kue tradisional Aceh sebagai sentra makanan kecil di di Desa Meunasah Karieng Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar, Menggunakan teknologi yang tepat guna dalam memasarkan kepada konsumen melalui media-media sosial dan bekerjasama dengan transportasi online seperti go food, mengingat pangan tradisional Aceh ini menjadi suatu Kearifan lokal masyarakat Aceh telah membawa makanan tradisional ikut serta dalam acara-acara yang bersifat resmi dan tidak resmi dalam arti menjadi yang harus. Ketatnya kompetisi dalam dunia industri kecil mengharuskan setiap industri kecil melakukan pemasaran. Dengan mengikuti perkembangan teknologi menuntut setiap industri untuk lebih teliti dan terarah dalam menilai dan memfokuskan diri dalam persaingan produk maupun sistem industri. Penilaian suatu industri terhadap produknya dan sistemnya sendiri serta terhadap produk dan terhadap sistem dari para pesaingnya membuat industri mengetahui apa yang harus dilakukannya untuk menghadapi para pesaingnya. Sedangkan fokus produk dan sistem sebuah perusahaan akan menentukan masa depan dari usaha tersebut. Industri pangan tradisional Aceh harus dapat mengetahui empat sisi utama yang penting dalam menilai posisi produk dan sistem yang ada dari sebuah perusahaan dalam persaingan dengan produk dan sistem dari industri lainnya yang sejenis seperti kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Rahmah Yulianti, Maryam,An Ajrina Humaira, M.Ariel Akbar, Sitty Alya, Siti Ashari, Cut Sunayya, Azwajumhttps://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/390Meningkatkan Kesadaran Hukum Atas Tindak Pidana Agama Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 Tentang Kuhp2026-01-21T03:17:46+00:00Sutri HelfiantiSutri.helfianti@unmuha.ac.id Mudhafar AnzariSutri.helfianti@unmuha.ac.idZulfanSutri.helfianti@unmuha.ac.id<p>Artikel ini menyajikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningatkan wawasan hukum beragama di Indonesia bagi siswa SMK Muhammadiyah Banda Aceh, dilandasi pada Peningkatan Kesadaran Hukum Tindak Pidana Agama Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen pengabdian kepada masyarakat Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh pada Tahun 2025, melalui sosialisasi berbentuk ceramah dan tanya jawab (interaktif learning). Adapun metode yang digunakan mencakup peningkatan wawasan kesadaran hukum tindak pidana agama yaitu Metode presentasi dan strategi Roleplay. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK Muhammadiyah Banda Aceh, menunjukkan peningkatan pengetahuan yang baik dari siswa. Kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan hukum bagi siswa terkait aspek penting tindak pidana agama di Indonesia. Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, disarankan agar SMK Muhammadiyah Banda Aceh sebagai institusi penyelenggara pendidikan untuk melanjutkan kegiatan ini dengan memasukkan dalam unsur pembelajaran siswa.</p>Copyright (c) 2026 Sutri Helfianti, Mudhafar Anzari, Zulfanhttps://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/392Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan Menuju Kota Bersih dan Sehat (Studi di Kemantren Ngampilan Kota Yogyakarta)2026-01-21T03:26:30+00:00Adji Suradji Muhammadadjisursdji908@gmail.comAnif Luhur Kurniawanadjisursdji908@gmail.comEka Suswainiadjisursdji908@gmail.com<p>The issue of waste has become a complex environmental problem, especially in urban areas, including Kemantren Ngampilan, Yogyakarta City. The daily increase in waste volume is not matched by an optimal waste management system, resulting in various negative impacts on public hygiene and health. This community service activity aims to raise awareness and encourage community participation in environmentally-based waste management to create a clean and healthy Yogyakarta City. The methods used in this activity included socialization, training on household waste sorting, composting, and the establishment of waste banks at the neighborhood association level. The results of this activity showed an 85% increase in public knowledge about waste management, as well as an increase in waste sorting and recycling practices in the community. In addition, the formation of waste bank activist groups has reduced the volume of waste disposed of at temporary storage sites by 30% in three months. This activity proves that an environmentally-based waste management approach with active community participation is effective in supporting the realization of a clean, healthy, and sustainable city.</p> <p> </p>Copyright (c) 2026 Adji Suradji Muhammad, Anif Luhur Kurniawan, Anif Luhur Kurniawanhttps://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/394Pemberdayaan Perempuan Desa Melalui Program Kewirausahaan Kreatif Di Desa Pasekh Pekhmate2026-01-21T03:35:49+00:00Asraf Nabawiasrafnabawi@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan memberdayakan perempuan desa melalui program kewirausahaan kreatif di Desa Pasekh Pekhmate. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara selama 4 bulan. Program mencakup pelatihan kewirausahaan dasar, keterampilan teknis, dan pendampingan usaha. Hasilnya menunjukkan peningkatan kapasitas peserta dalam menghasilkan produk bernilai tambah seperti keripik sayur, kerajinan tangan, dan kuliner tradisional. Peserta juga lebih percaya diri dan termotivasi untuk mengembangkan usaha mandiri, dengan beberapa melaporkan peningkatan pendapatan. Program ini berhasil memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan dan berpotensi menjadi model pemberdayaan yang dapat di replikasi di desa lain.kata.</p>Copyright (c) 2026 Asraf Nabawihttps://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/398Pelatihan Keterampilan Berbicara Bahasa Daerah Wolio melalui Lagu Daerah pada Tingkat Sekolah Dasar2026-01-22T02:54:13+00:00Suryantisuryanti042516@gmail.comMarwahsuryanti042516@gmail.comMuslimsuryanti042516@gmail.com<p>Speaking skills training in the Wolio regional language is an important effort in preserving regional languages as well as improving children's language skills from an early age. This study aims to describe the implementation of Wolio language speaking training through regional songs for elementary school students. The method used is a qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques. The results of the activity show that the use of regional songs as a training medium can increase enthusiasm, active participation, and students' speaking skills in the Wolio language. Simple and contextual regional songs make it easier for students to remember and pronounce vocabulary and sentence structures. Thus, this training not only contributes to the preservation of local culture, but also improves regional language skills from an early age.</p> <p> </p>2025-11-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Suryanti, Marwah, Muslim