JURNAL IKHLAS MENGABDI (JIM)
https://journalserambi.org/index.php/jim
en-USJURNAL IKHLAS MENGABDI (JIM)GERAKAN ATEUK MANDIRI: Intergrasi Pertanian Berkelanjutan Pangan Bergizi, dan Ekonomi Kreatif Untuk Mewujudkan Desa Ramah Lingkungan dan Cegah Stunting
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/275
<p>Gerakan Ateuk Mandiri merupakan program pemberdayaan masyarakat desa yang berfokus pada integrasi antara pertanian berkelanjutan, penyediaan pangan bergizi, dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai upaya mewujudkan desa yang ramah lingkungan sekaligus berkontribusi dalam pencegahan stunting. Program ini dilaksanakan di Desa Ateuk dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk petani, ibu rumah tangga, serta pemuda desa. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini meliputi pelatihan pertanian organik, pengolahan hasil tani menjadi produk bernilai tambah, serta edukasi gizi seimbang bagi keluarga. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pola tanam berkelanjutan dan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk konsumsi bergizi. Selain itu, kegiatan ekonomi kreatif berbasis hasil pertanian mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Secara ekologis, penggunaan pupuk dan pestisida organik juga berkontribusi dalam menjaga kesuburan tanah dan kualitas lingkungan</p>A. Hamid IrwandaZia Najla Khairul Akmal Mesi Sri Ichwani, DKK
Copyright (c) 2025 A. Hamid, Irwanda, Zia Najla, Khairul Akmal, Mesi Sri Ichwani, Fira Firnanda, M. Raja Arsyad, Jamaluddin, Zakia Rahma, Miftahul Fatwa, Rini Nurmila, Fera, Rika Amellia, Salman Alfarizi , Nurlatifah , Mutia Zahara
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-102116Peningkatan Literasi Keuangan Sejak Dini di Desa Buga, Kecamatan Seulimeum, Kabupate Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/276
<p>Program peningkatan literasi keuangan sejak dini di Desa Buga, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan kesadaran menabung dan pemahaman dasar tentang pengelolaan uang pada anak-anak usia sekolah dasar. Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan anak-anak menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan ini. Melalui kegiatan pembuatan celengan anak, mahasiswa bersama masyarakat berupaya mengajarkan konsep sederhana tentang pentingnya menabung dan mengelola uang dengan bijak. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan anak-anak secara langsung dalam proses pembuatan celengan dari bahan daur ulang, disertai dengan edukasi interaktif mengenai nilai uang dan manfaat menabung. Kegiatan ini juga didukung oleh peran orang tua dan perangkat desa dalam memberikan bimbingan serta motivasi kepada anak-anak agar menerapkan kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan minat dan pemahaman anak-anak terhadap literasi keuangan. Anak-anak menjadi lebih antusias dalam menabung dan mulai menunjukkan perilaku hemat serta bertanggung jawab terhadap uang yang dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap masyarakat karena menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan keuangan sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan. Dengan demikian, program ini membuktikan bahwa pembelajaran literasi keuangan dapat dikemas secara kreatif dan menyenangkan, serta efektif diterapkan di lingkungan masyarakat pedesaan. Kegiatan pembuatan celengan anak dapat menjadi media edukatif yang sederhana namun berdampak besar dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara finansial</p>MaksalminaReji Putra Ramna ZaharaMaulidarni Izzah T.Wildan Fahryan , DKK
Copyright (c) 2025 Maksalmina ,Reji Putra Ramna, Zahara, Maulidarni Izzah, T.Wildan Fahryan, Nasyiwa Zalsabila, Oktaviani, Rahma Maulida, Eva aulia Rahma, Rauzatul Zahra , Mulfajar Zikri, Adelia, Mujiburrami, Wulan Yuliratna Sari, Aldi Saputra, Nurfarihah, M. Ichar Rahmadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-1021712Pemanfaatan Lahan Tidur Untuk Kesejahteraan Keluarga di Desa Data Gaseu,Kecamatan Seulimeum, Kabupate Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/278
<p>Kegiatan pemanfaatan lahan tidur bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi lahan yang bernilai ekonomi. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN bersama masyarakat Desa Data Gaseu, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif.nMetode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi lahan tidak produktif, pengolahan tanah secara gotong royong, pemilihan jenis tanaman bernilai ekonomi seperti sayuran cepat panen, pendampingan teknis dalam proses penanaman, serta evaluasi hasil kegiatan. Masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan sehingga terbentuk kesadaran dan kemandirian dalam mengelola sumber daya yang ada di lingkungan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan tidur mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan warga, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pertanian berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat</p>Evi Apriana AminahAssuraDesky Wira MiharjaMuhajiril, Dkk
Copyright (c) 2025 Evi Apriana, Aminah, Assura, Desky Wira Miharja, Muhajiril, M.Pahwan IB, Muskiati, Nadia Ramadhani, Nuril Jannah, Rahmita, Rahmat Munandar, Riska Ananda, Siti Maghfirah, Uliana, Yuliasari, Ratu Wulan Dari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10211318Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Program Pembuatan Plang Edukasi Sampah di Desa Iboh Tunong, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/280
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Iboh Tunong terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program pembuatan plang edukasi sampah. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sampah dan minimnya media edukatif yang mampu memberikan pesan langsung kepada warga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah partisipatif, dengan melibatkan mahasiswa KKN dan masyarakat dalam proses perencanaan, pembuatan, serta pemasangan plang di beberapa titik strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil menciptakan perubahan positif dalam perilaku masyarakat. Warga mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, menyediakan tempat sampah di sekitar rumah, dan menunjukkan sikap peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat memperkuat rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Program ini terbukti efektif sebagai sarana edukasi visual yang sederhana namun berdampak besar dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat pedesaan</p>Muhamad SalehSyahrul RamadhanPuja Susilawati MaulidarMelly Fadila Elphia Mirayanti, Dkk
Copyright (c) 2025 Muhamad Saleh, Syahrul Ramadhan, Puja Susilawati, Maulidar, Melly Fadila, Elphia Mirayanti, Hendri Gunawan, Diva Salsabila, Mujahidin, Nanda Pratiwi, Nurul Fitriani, Aisyah Saputri, Nurfatimah Zuhra, Nikmaul Aulya, Said Raihan Hidayah, Afdalul Rizky, Ilham Fazillah, Mir Fhata
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10211923Peran Mahasiswa KKN dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Apotik Hidup di Desa Kayee Adang, Kecamatan Seulimum, Kebupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/284
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat melalui pengembangan <em>Apotik Hidup</em> sebagai upaya mendukung kesehatan keluarga dan kemandirian masyarakat Desa Kayee Adang, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan dan kurangnya kesadaran akan pentingnya tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai sumber kesehatan alami. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, di mana mahasiswa KKN bersama masyarakat secara aktif terlibat dalam perencanaan, persiapan lahan, penanaman, serta perawatan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman yang ditanam antara lain jahe, kunyit, serai, dan daun sirih. Mahasiswa juga memberikan edukasi tentang manfaat tanaman obat serta pelatihan sederhana pengolahan herbal menjadi produk kesehatan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat tanaman obat dan tumbuhnya kesadaran untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Selain itu, program ini menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian warga dalam menjaga keberlanjutan apotik hidup. Program ini menjadi contoh nyata peran mahasiswa KKN dalam pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan</p>ChairullahAfifah Putri AlisaAinunApril Anantra, Dkk
Copyright (c) 2025 Chairullah, Afifah Putri, Alisa, Ainun, April Anantra, Apin Adinata, Cut Firyal Shafa, Ernawati, Intan Agussara, Kurnia, Lefinda Suri, M Yuda, Ananda Mira Merysa, Shitil Ahla. Windi Aulia, Wildan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10212428Pemberdayaan Masyarakat Dalam Proses Pembuatan Produk UMKM Pengelolaan Keripik Pepeya di Desa Keunaloi, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/286
<p>Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga Desa Keunaloi dalam mengelola potensi lokal melalui pembuatan produk olahan berbasis pepaya, yaitu keripik pepeya. Desa Keunaloi memiliki sumber daya alam yang melimpah, khususnya pepaya, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama masyarakat berinisiatif untuk mengembangkan produk bernilai ekonomi melalui kegiatan pelatihan, pendampingan produksi, hingga pengemasan dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari proses pelatihan pembuatan keripik, diskusi kelompok, praktik lapangan, hingga evaluasi hasil produksi. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengolah bahan baku menjadi produk bernilai jual, serta munculnya semangat kewirausahaan di kalangan ibu rumah tangga dan pemuda desa. Selain itu, masyarakat juga mulai memahami pentingnya inovasi produk, kemasan menarik, dan strategi pemasaran berbasis digital sederhana untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan peluang ekonomi baru di pedesaan. Dengan dukungan pemerintah desa dan keberlanjutan produksi, produk keripik pepeya diharapkan mampu menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif Desa Keunaloi</p>MusfiraRavi FatahilahMuhammad Adif. ArSiti MariaIntan Lestari, Dkk
Copyright (c) 2025 Musfira, Ravi Fatahilah, Muhammad Adif. Ar, Siti Maria, Intan Lestari, Siti Sarah, Nurrizka, Nadia Putri, Fajrimil Farin, Jelita Putri Andina, Cherianita, Suryani Pratiwi Br Sirait, Muhammad Rahmadana, Rifawanti, Umara Hafiz, Muhammad Rafli
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10212934Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Rumah Tangga dan Peluang Usaha Kecil
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/288
<p>Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun cair di Desa Seulimeum bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta memenuhi kebutuhan rumah tangga akan produk kebersihan. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat desa yang masih bergantung pada produk pabrikan dan belum memiliki keterampilan dalam memproduksi kebutuhan dasar secara mandiri. Melalui kegiatan ini, masyarakat dibekali pengetahuan mengenai bahan, proses pembuatan, hingga pengemasan sabun cair yang layak jual. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat terlibat langsung dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, pelatihan praktik, hingga evaluasi hasil. Kegiatan ini juga disertai edukasi kewirausahaan sederhana agar peserta memahami aspek ekonomi dari produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan sederhana menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan semangat kewirausahaan, terutama di kalangan ibu rumah tangga yang mulai melihat peluang usaha dari hasil pelatihan. Program ini juga menciptakan kesadaran akan pentingnya produksi mandiri berbasis kebutuhan lokal sebagai langkah menuju kemandirian ekonomi desa. Dengan demikian, pelatihan pembuatan sabun cair terbukti menjadi salah satu strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha kecil yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Seulimeum</p>Ijal FahmiSarita BrFitrianiNurfika YantiRini Zahlia, Dkk
Copyright (c) 2025 Ijal Fahmi, Sarita Br, Fitriani, Nurfika Yanti, Rini Zahlia, Fery Tarihoran, Nur Azkia, Meisyura Ariandita, Hardiansyah, Isyana Dewi, Siti Aisyah, Rena Karisa Putri, Afdhalul Zikri, Imamul Faizun K, Bobby Silvia, Fira Friandiwi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10213540Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak melalui Kegiatan Les Privat di Desa Lamcarak, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/290
<p>Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Salah satu program utama yang dilaksanakan di Desa Lamcarak, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar adalah kegiatan les privat untuk anak-anak sekolah dasar dan menengah, yang bertujuan meningkatkan prestasi belajar sekaligus memotivasi mereka dalam proses pembelajaran. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa akibat kurangnya bimbingan belajar di luar sekolah dan terbatasnya fasilitas pendidikan di desa. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, di mana mahasiswa KKN berperan sebagai tutor yang memberikan bimbingan belajar tambahan pada mata pelajaran utama seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Pendidikan Agama Islam. Kegiatan dilakukan secara rutin di balai desa dan rumah warga dengan suasana belajar yang menyenangkan serta disesuaikan dengan tingkat kemampuan anak. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, yang tercermin dari hasil evaluasi tugas dan kemampuan anak dalam mengerjakan soal latihan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan minat dan motivasi belajar anak-anak, serta menumbuhkan hubungan sosial yang positif antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Dampak lain yang terlihat adalah meningkatnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan dan dukungan terhadap kegiatan belajar anak di rumah. Dengan demikian, kegiatan les privat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN di Desa Lamcarak terbukti efektif dalam membantu peningkatan prestasi belajar anak-anak desa. Program ini diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di daerah pedesaan</p>Erdi SuryaHilda MalisahAgung Mei IrwandaDekci GustianingsihUlya Sifa Zahrana, Dkk
Copyright (c) 2025 Erdi Surya, Hilda Malisah, Agung Mei Irwanda, Dekci Gustianingsih, Ulya Sifa Zahrana, Ummi Rifka, Halil Munawar, Eka Safitri, Rio Vandani, Syuja Abiyyu Dzaky, Windriani, Ova Lavita, Zuhairul Haq, Zami Alfarisi Irsya, Cut Buleun Okti Kianti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10214146Edukasi Literasi Keuangan: Menumbuhkan Kebiasaan Menabung Sejak Dini pada Anak Sekolah Dasar di Desa Lamjruen Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/292
<p>Edukasi literasi keuangan sejak dini merupakan langkah strategis dalam membentuk kebiasaan menabung dan mengelola uang secara bijak pada anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lamjruen, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar dengan tujuan menumbuhkan kesadaran finansial dasar pada anak-anak Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, seperti penyuluhan interaktif, permainan edukatif bertema keuangan, dan praktik langsung pembuatan celengan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak antusias dan mulai memahami pentingnya menabung sebagai sarana mencapai tujuan serta membentuk perilaku hemat dan tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak memiliki pemahaman awal tentang pengelolaan uang yang baik, sehingga menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka. Program ini juga memperlihatkan bahwa pendidikan keuangan yang dikemas secara menarik dan menyenangkan dapat meningkatkan minat serta perilaku positif dalam menabung sejak usia dini</p>NurainiahSahrul GunawanLesda Yulia SSalmiatiM. Haji Suhaimi, Dkk
Copyright (c) 2025 Nurainiah, Sahrul Gunawan, Lesda Yulia S, Salmiati, M. Haji Suhaimi. Nurtiani Berutu, Nurliza Putri, Dara Agustina, Heldi Setiawan, Desti Sartika, Arifa Almunadia, Sanjana Isanaini, Afiq Hermawan, Siti Magfirah, Badratul Nufus, Nadiatul Khaira,
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10214752Peningkatan kesadaran masyarakat pentingnya digitalisasi sistem informasi desa sebagai sarana mempromosikan desa demi kesejahteraan masyarakat melalui website desa
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/293
<p>Perkembangan teknologi informasi saat ini menjadi faktor penting dalam mendukung transparansi, pelayanan publik, dan promosi potensi desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Lampisang Teungoh, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, terhadap pentingnya digitalisasi sistem informasi desa melalui pembuatan dan pemanfaatan website desa. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif, melalui pelatihan penggunaan website, sosialisasi manfaat digitalisasi, serta pendampingan teknis kepada aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat dan perangkat desa mulai memahami fungsi strategis website sebagai sarana publikasi potensi desa, promosi produk lokal, dan transparansi informasi publik. Selain itu, masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kesejahteraan ekonomi dan sosial. Program ini juga meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data dan informasi berbasis digital secara mandiri</p>Filia HanumRama Yudha PrasetioMuhtaromT. Aulia HafidhAlifah AlyanaLara Juniarti, Dkk
Copyright (c) 2025 Filia Hanum, Rama Yudha Prasetio, Muhtarom, T. Aulia Hafidh, Alifah Alyana, Lara Juniarti, Fajariah Arida, Sahibul Izar, Siti Hidaya, Alya Aulia, Ramaita, Riska Andina Putri, Fanny Azizah, Ahmad Firadi, David, Misra Wahyuna, Rihhadatul Aisy, Selfia,
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10215357Meningkatkan Kreativitas Melalui Kegiatan Kolase pada Anak di Desa Lampisang Tunong Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/295
<p>Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak yang perlu dikembangkan sejak dini. Salah satu cara efektif untuk menumbuhkan kreativitas adalah melalui kegiatan seni, seperti kolase. Penelitian atau kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak di Desa Lampisang Tunong Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, di mana anak-anak dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan karya kolase mulai dari perencanaan, pemilihan bahan, hingga penyusunan hasil karya. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak usia sekolah dasar di desa tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak sangat antusias dan mampu menghasilkan berbagai karya unik dan menarik. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan motorik halus, imajinasi, serta kepercayaan diri anak dalam mengekspresikan ide dan perasaannya melalui media seni. Dengan demikian, kegiatan kolase terbukti dapat menjadi sarana efektif untuk mengembangkan kreativitas anak sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan lingkungan</p>FitrilianaResi ArisasmitaSyiva UlfianaAjeng Kemala Putri, Dkk
Copyright (c) 2025 Fitriliana, Resi Arisasmita, Syiva Ulfiana, Ajeng Kemala Putri, Ade Mulyadi, Febrina Restia Mustika, Putri Maria Ulfa, Rema Anggraini, Eva Nadya, Saidul Anam, Mulia Riski, Abdul Hadi, Sovia Muziatun Nahria, Muhammad Revan Alfariz, Rizqi Mulia Softy, Lidya Warisma, Putri Maqrfirah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10215863Mewujudkan Desa Sehat dan Asri Melalui Penanaman Pohon dan Tanaman Herbal di Meunasah Baro Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/297
<p>Lingkungan yang hijau dan sehat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Desa Meunasah Baro Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar yang sehat dan asri melalui kegiatan penanaman pohon serta tanaman herbal di lingkungan sekitar desa. Program ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ruang hijau dan minimnya pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber tanaman obat keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, melibatkan perangkat desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam perencanaan, penanaman, serta perawatan tanaman. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan manfaat tanaman herbal bagi kesehatan, dilanjutkan dengan penanaman berbagai jenis pohon pelindung dan tanaman obat seperti serai, kunyit, jahe, dan daun mint di pekarangan rumah serta area publik desa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat dalam berpartisipasi, meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan hijau, serta terciptanya suasana desa yang lebih bersih, sejuk, dan sehat</p>AnwarSafitra Munazar M. ThariqMuhamad JufrisalZiky Akbar Maulana, Dkk
Copyright (c) 2025 Anwar, Safitra Munazar, M. Thariq, Muhamad Jufrisal, Ziky Akbar Maulana, Endang suraya, Rismawati, Pophy Kanza Jasmin, Rifa Anjani, Dea Ananda, Aulia Hidayanti, Sarah Fadilah, Rodi Damayanti, Ainun Mardhiah, Raisa Alfia, Fitriana,
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10216469Membangun Generasi Cerdas melalui Bimbingan Belajar Literasi (Bimbel), Numerik dan Mengaji di Desa Meunasah Tunong Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/299
<p>Kegiatan <em>“Membangun Generasi Cerdas melalui Bimbingan Belajar Literasi (Bimbel), Numerik, dan Mengaji”</em> dilaksanakan di Desa Meunasah Tunong, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, dengan tujuan meningkatkan kemampuan dasar anak-anak dalam membaca, berhitung, dan memahami nilai-nilai keagamaan sejak dini. Program ini berangkat dari kondisi masyarakat yang menunjukkan masih rendahnya minat belajar serta keterbatasan fasilitas pendidikan nonformal di desa tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, yaitu dengan memberikan bimbingan belajar secara rutin tiga kali seminggu. Materi yang diajarkan meliputi literasi dasar seperti membaca dan menulis, numerik untuk kemampuan berhitung, serta pembelajaran mengaji guna membentuk karakter religius. Pendekatan ini didukung oleh metode pembelajaran interaktif, permainan edukatif, dan penilaian perkembangan anak secara bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan literasi dan numerik anak, ditandai dengan meningkatnya kelancaran membaca serta kemampuan berhitung sederhana. Selain itu, kegiatan mengaji menumbuhkan nilai kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan keimanan anak-anak. Secara keseluruhan, program ini berhasil membangun semangat belajar, meningkatkan kepercayaan diri peserta, serta memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, religius, dan berakhlak baik</p>Faisal AnwarNurlailaRaniatul munaRayvanza, Dkk
Copyright (c) 2025 Faisal Anwar, Nurlaila, Raniatul muna, Rayvanza, Dinda ummami Umairah, Zakia al-mahdi, Maulida, Maulina, Ratna yunita, Arraiyan zamzami, Zulkifli, Nuraini, Ary ditya, Zulhilmi, Windi sry mulyani, Nafila, Siti fridasari,
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10217075Pemberdayaan Petani dalam Produksi Pupuk Organik sebagai Upaya Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan di Desa Ujong Mesjid Lampanah Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/301
<p>Kegiatan pemberdayaan petani melalui produksi pupuk organik di Desa Ujong Mesjid Lampanah, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan petani dalam menghasilkan pupuk organik secara mandiri dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang berdampak pada penurunan kesuburan tanah dan meningkatnya biaya produksi.Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan teori tentang pupuk organik dan praktik langsung pembuatan pupuk organik padat dan cair menggunakan bahan-bahan lokal, seperti limbah pertanian dan kotoran ternak. Peserta diberikan pengetahuan tentang manfaat pupuk organik bagi kesuburan tanah, pertumbuhan tanaman, dan kelestarian lingkungan, serta diajarkan teknik pembuatan, pengomposan, dan aplikasinya di lahan pertanian mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mampu mengikuti seluruh tahapan pembuatan pupuk organik dengan baik, memahami manfaat jangka panjang penggunaannya, dan menunjukkan antusiasme tinggi untuk menerapkan pupuk organik di lahan masing-masing. Program ini berhasil meningkatkan kemandirian petani dalam menyediakan pupuk, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan mendorong praktik pertanian ramah lingkungan</p>ZakariaM. Raihan MartunisMuhammad TaslimSyifa Fadlia Ramadhani, Dkk
Copyright (c) 2025 Zakaria, M. Raihan Martunis, Muhammad Taslim, Syifa Fadlia Ramadhani, Milda Wati, Siska Darmayanti, Michail Sidabalok, Eldo Andres Lidia, Jumaida Raslani, Nafa Atis Zikra, Willy Fahrizal, Siti Nurbaya, Lusi Yasari, Nengsih Ayunda, Selfi Rahayu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-10-102025-10-10217680Meningkatkan Daya Imajinasi dan Ekspresi Anak Melalui Pembelajaran Mewarnai dan Tari Kreasi di Desa Alue Rindang Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/306
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya imajinasi dan ekspresi anak melalui kegiatan pembelajaran mewarnai dan tari kreasi di Desa Alue Rindang, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat anak dalam mengekspresikan diri melalui kegiatan seni, serta keterbatasan media pembelajaran kreatif di lingkungan desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak-anak usia 5–10 tahun yang mengikuti kegiatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mewarnai dan tari kreasi mampu menumbuhkan keberanian anak dalam mengekspresikan ide, meningkatkan koordinasi motorik, serta memperkaya imajinasi melalui perpaduan warna dan gerak tari. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan interaksi sosial antar peserta. Dengan demikian, pembelajaran berbasis seni seperti mewarnai dan tari kreasi dapat dijadikan alternatif efektif dalam mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan ekspresi anak di lingkungan pedesaan</p>Hafidh MaksumRizki MaulanaDayang NurfaizahPitrianiRizal David Syahputra, Dkk
Copyright (c) 2025 Hafidh Maksum, Rizki Maulana, Dayang Nurfaizah, Pitriani, Rizal David Syahputra, Syamsuar, Hildawati, Nahya Silva, Nurul Mila, Usratul Sidiq, Ayu Fembina Br Silalahi, Muhammad Iqbal, Sriwahyuni, Nauval hanif Syafitra, Muhammad Razi, Saskia Purnama sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-05-302025-05-30218185BULLY STOP! Kampanye Zero Tolerance to Bullying SMP Negeri 2 Seulimuem Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/308
<p>Kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Program “BULLY STOP! Kampanye Zero Tolerance to Bullying” di SMP Negeri 2 Seulimuem Kabupaten Aceh Besar dilaksanakan sebagai upaya preventif dan edukatif untuk menumbuhkan kesadaran serta sikap anti-bullying di kalangan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai empati, menghargai perbedaan, serta membangun budaya sekolah yang aman dan inklusif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, pembuatan poster, dan deklarasi komitmen “Zero Tolerance to Bullying” yang melibatkan seluruh komunitas sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap bentuk-bentuk bullying dan dampaknya, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah. Kampanye ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan karakter dan pembentukan iklim sekolah yang positif, sehingga tercipta lingkungan belajar yang harmonis, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.</p>AbuBakarAnwarMuhamad SalehDewi MulyatiNurlena Andelia, Dkk
Copyright (c) 2025 Abu Bakar, Anwa, Muhamad Saleh, Dewi Mulyati, Nurlena Andelia, Shilfa Shari, Farel, Ana Santi, Octha Armanda. C, Nurul Mila, Usratulsidiq, Muhammad Razi, Saskia Purnama Sari, Salman Alfarizi, Ziz Najla
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-05-302025-05-30218691Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan dan Pemasangan Palang Asmaul Husna sebagai Penguatan Nilai Ketuhanan dan Identitas Desa di Desa Buga, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/310
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai ketuhanan sekaligus memperkuat identitas desa melalui pembuatan dan pemasangan palang Asmaul Husna di Desa Buga, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, yang melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat dalam seluruh proses pelaksanaan. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, perancangan desain, pembuatan, hingga pemasangan palang Asmaul Husna di berbagai titik strategis desa. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama yang berkontribusi secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran religius masyarakat serta tumbuhnya rasa memiliki terhadap lingkungan desa. Selain itu, kehadiran palang Asmaul Husna mampu memperindah tampilan desa sekaligus menjadi simbol identitas religius masyarakat Buga. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mengintegrasikan nilai spiritual, sosial, dan kultural dalam upaya pemberdayaan masyarakat menuju desa yang berkarakter religius dan berdaya saing</p>Geta AmbartiasariBurhanuddin SyamSamsul Ikhbar ArmiVera Viena, Dkk
Copyright (c) 2025 Geta Ambartiasari, Burhanuddin Syam, Samsul Ikhbar, Armi, Vira Viena, Nurlatifah, M. Raja Aryad, M. Khaidir, Delviana Sari, Faujan, Zulyanis Luthfi, Avan Fazli, Ainesa Vara Sayuti, Feriska Ananda, Julia Fitri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-05-302025-05-30219297Musabaqah KKN USM 2025: Membangun Generasi Qurani dan Meningkatkan Spirit Religius di Desa Data Gaseu, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/312
<p>Kegiatan Musabaqah KKN USM 2025 dilaksanakan di Desa Data Gaseu, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Serambi Mekkah dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat religius, meningkatkan pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an, serta memperkuat karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa Qurani. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui berbagai lomba keagamaan seperti musabaqah tilawatil Qur’an, hafalan surah pendek, azan, dan ceramah agama, yang diikuti oleh anak-anak dan remaja desa. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan lomba, dan evaluasi kegiatan bersama tokoh masyarakat serta perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan kuat dari masyarakat. Selain meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial dan memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat Desa Data Gaseu. Dengan demikian, kegiatan Musabaqah KKN USM 2025 berkontribusi dalam membentuk generasi Qurani yang berkarakter, religius, dan berkontribusi positif terhadap pembangunan masyarakat desa</p>MahdiLukmanul HakimAinun MardhiahRoslinaJailani, Dkk
Copyright (c) 2025 Mahdi, Lukmanul Hakim, Ainun Mardhiah, Roslina, Jailani, Muhammad Reza, Deva Rizwanda, Amir Berampu, Yasinta Febianti, Muhammad Ahyar, Yuni Rahmawati, Wulan Asyifa Putri, Dian Puspa Wuddhari, Silvi Kamelianur, M. Mahyar Habibi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-05-302025-05-302198103Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Denah Desa sebagai Sarana Informasi dan Dokumentasi di Desa Iboh Tunong, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/314
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan informasi wilayah melalui pembuatan denah desa sebagai sarana informasi dan dokumentasi di Desa Iboh Tunong, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Pembuatan denah desa dilatarbelakangi oleh belum tersedianya media informasi yang sistematis mengenai batas wilayah, fasilitas umum, dan potensi desa. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda dalam pengumpulan data, pemetaan lokasi, serta penyusunan desain denah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme tinggi dalam memberikan informasi dan membantu proses identifikasi wilayah. Denah yang dihasilkan menampilkan informasi lengkap mengenai batas administrasi desa, letak fasilitas publik, sarana pendidikan, tempat ibadah, serta potensi ekonomi lokal. Keberadaan denah ini memudahkan masyarakat dan pemerintah desa dalam kegiatan administrasi, perencanaan pembangunan, serta sebagai media informasi bagi masyarakat luar yang ingin mengenal wilayah Desa Iboh Tunong. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk visual informatif, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan dan mengelola potensi desanya secara mandiri</p> Namira YusufChairuni ARSufitrayatiRahma YuliantiSaisa, Dkk
Copyright (c) 2025 Namira Yusuf, Chairuni AR, Sufitrayati, Rahma Yulianti, Saisa, T.Khairul Fahmi, Candra Faisal, Teuku Kaifan Syah, Farah Zakiah, M.Ahyar, Kamalia Rahah, Maulidarni Izzah, Muji Burrahmi, Nurfarihah, Eva Aulia Rahma
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-05-302025-05-3021104108Peran Mahasiswa KKN dalam Pengelolaan Sampah di Desa Kayee Adang, Kecamatan Seulimum, Kebupaten Aceh Besar
https://journalserambi.org/index.php/jim/article/view/316
<p>Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu permasalahan utama di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Kayee Adang, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. Sebagian besar masyarakat masih membuang sampah secara konvensional dengan cara dibakar atau dibuang ke lahan terbuka, yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Serambi Mekkah melaksanakan Program Bak Sampah sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui edukasi, penyediaan sarana fisik, dan pembiasaan perilaku hidup bersih. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, gotong royong, pemasangan bak sampah di titik strategis desa, serta pelatihan sederhana tentang pemilahan dan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta tumbuhnya kesadaran kolektif dalam memanfaatkan fasilitas bak sampah yang disediakan. Program ini juga berhasil memperkuat rasa tanggung jawab sosial, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan di kalangan warga Desa Kayee Adang. Dengan demikian, Program Bak Sampah dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan sampah desa yang berkelanjutan dan ramah lingkungan</p>Eka Marya MistaTika IndiraswariElvitrianaRatna MutiaTeuku Muhammad Zulfikar, Dkk
Copyright (c) 2025 Chairullah, Afifah Putri, Alisa, Ainun, April Anantra, Apin Adinata, Cut Firyal Shafa, Ernawati, Intan Agussara, Kurnia, Lefinda Suri, M Yuda, Ananda Mira Merysa, Shitil Ahla. Windi Aulia, Wildan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-05-302025-05-3021109114